FOLLOW US

SEARCH SITE BY TYPING (ESC TO CLOSE)

Skip to Content

Blog Archives

5 Alasan Mengapa Anda Membutuhkan Jasa Wedding Organizer

Mungkin ada beberapa orang bertanya-tanya, apa sih alasannya sehingga saat wedding, saya memerlukan jasa wedding organizer? Mengapa tidak dikelola oleh keluarga saja? Jawaban pertanyaan ini kami rangkum berdasarkan obrolan dengan para pengantin yang membutuhkan jasa wedding organizer saat acara pernikahan.

 

1. Tidak Merepotkan

Acara wedding adalah acara yang sangat merepotkan karena melibatkan banyak vendor. Tiap vendor wedding seperti catering, dekorasi, makeup, dll memiliki spesifikasi kerjanya masing-masing. Dalam tiap vendor, mereka memiliki teamnya masing-masing. Total team yang terlibat dalam menyukseskan acara pernikahan rata-rata adalah 50 orang. Tentunya akan lebih memudahkan jika ada team khusus yang bertugas melakukan koordinasi agar semua team saling bisa bekerja sama. Di sanalah fungsi wedding organizer.

2. Profesional

Mungkin Anda menganggap bahwa keluarga saja cukup untuk mengelola acara wedding. Jika wedding dilaksanakan di rumah dengan undangan terbatas, maka bisa saja pendapat itu benar. Namun demikian, jika acara itu berada di suatu lokasi khusus dengan tamu undangan yang banyak, maka tentunya pihak keluarga akan kewalahan. Apalagi, biasanya pihak keluarga bukanlah orang yang terbiasa mengelola suatu acara besar. Mereka sendiri mungkin bingung apa yang sebaiknya dikerjakan. Team wedding organizer yang telah berpengalaman mengelola acara wedding tentunya menjadi solusi yang jitu.

3. Pengaturan Budget

Anda mungkin bingung, dengan budget yang Anda miliki maka sebaiknya Anda menggunakan vendor apa saja ya? Lalu Anda sendiri mungkin ragu dengan kualitas vendor yang ingin Anda gunakan. Di sanalah salah satu fungsi wedding organizer. Wedding organizer akan berperan menjadi wedding planner yang akan memastikan dengan budget yang Anda miliki, Anda akan mendapatkan vendor yang terbaik. Team wedding organizer dapat berperan sebagai ‘konsultan’ bagi Anda untuk memilih apa yang terbaik buat Anda.

4. Pengelolaan Acara

Pengelolaan acara terutama acara seremonial membutuhkan pengetahuan detail apa yang seharusnya dilakukan. Team wedding organizer akan menanyakan apa keinginan Anda selama acara berlangsung dan bagaimana sebaiknya itu dilakukan berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya. Dari hasil pembicaraan itu, team wedding organizer akan membuat rundown acara secara detail yang nantinya akan disampaikan ke seluruh vendor saat technical meeting.

5. Pengawasan

Salah satu tugas dari wedding organizer adalah melakukan pengawasan saat acara berlangsung. Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, maka team wedding organizer akan mengontak pihak keluarga untuk meminta konfirmasi tindakan yang perlu dilakukan. Dengan pengalaman yang matang, maka antisipasi dilakukan secara profesional tanpa menimbulkan kepanikan keluarga. Acara akan berlangsung dengan lebih khidmat ketika pihak keluarga mendelegasikan pengawasan ini kepada team wedding organizer.

Ini adalah 5 alasan mengapa orang memilih wedding organizer. Apa alasanmu Sob?

READ MORE

Bagaimana Menghitung Anggaran Biaya Pernikahan Yang Tepat

Acara wedding biasanya memakan biaya yang cukup besar. Berkisar antara puluhan sampai ratusan juta rupiah. Wajar kan Sob, karena pernikahan adalah acara yang berlangsung mungkin sekali dalam seumur hidup sehingga kita ingin melakukannya semeriah mungkin. Tapi tentunya kita juga harus menghitung berapa sih biaya yang akan kita keluarkan nantinya. Nah, kami kumpulkan beberapa tips agar biaya pernikahanmu tidak membengkak.

1. Daftarkan Seluruh Vendor Wedding Yang Kita Butuhkan

Untuk mengelola wedding, ada banyak item pengeluaran yang harus kita lakukan. Yang terutama adalah vendor-vendor wedding yang hendak kita sewa. Vendor wedding ini meliputi berbagai macam, di antaranya adalah :

  • Wedding Organizer
  • Catering
  • Dekorasi
  • Makeup
  • Upacara Adat
  • Hiburan
  • MC
  • Dokumentasi
  • Mobil Pengantin
  • Souvenir Wedding
  • Kartu Undangan
  • Gedung Pernikahan

Tiap vendor wedding ini memiliki daftar harganya masing-masing. Kita bisa memilih apakah kita mau mengecek satu persatu seluruh vendor wedding tersebut atau menggunakan jasa wedding organizer yang sudah berpengalaman untuk memastikan vendor wedding yang cocok dan dengan harga yang terbaik. Tidak semua vendor di atas mungkin kita perlukan, di antaranya adalah seperti upacara adat. Upacara adat biasanya diinginkan oleh pihak keluarga yang memegang tradisi, sementara anak muda jaman sekarang bersikap lebih fleksibel mengenai hal tersebut.

2. Cari Tahu Apa Yang Ditawarkan Tiap Vendor

Vendor wedding memiliki paketnya masing-masing. Paket mereka ada yang minimalis, ada pula yang men-cover kebutuhan yang sangat eksklusif. Misalnya saja vendor catering. Vendor catering memiliki paket berharga paling murah sampai paling mahal. Harganya yang paling murah mungkin akan menyajikan stall dan dessert masing-masing 3 macam, sementara paketnya yang paling mahal dapat menyediakan stall sampai 9 macam. Mana yang Sobat butuhkan untuk acara pernikahanmu?

Daftar vendor di poin 1 nantinya bisa kita breakdown, lalu kita hitung per item pengeluaran. Dari tiap daftar itu nantinya kita akan memilih paket yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan kita. Lihat langsung produk yang ditawarkan oleh pihak vendor, jika perlu lakukan uji langsung seperti test food oleh pihak catering untuk memastikan kualitas produk dari vendor wedding.

3. Membagi Biaya Tetap dan Biaya Variabel

Dalam wedding, biaya yang kita keluarkan terbagi menjadi 2 jenis, yaitu biaya yang sifatnya tetap dan juga biaya yang bervariasi mengikuti jumlah tamu undangan. Semakin banyak tamu undangan, maka semakin besar pula biaya variabelnya. Namun demikian, biaya tetapnya tidak berubah.

Biaya tetap vendor wedding di antaranya adalah : dekorasi, makeup, upacara adat, hiburan, mc, dokumentasi, mobil pengantin, dan juga gedung pernikahan. Khusus untuk dekorasi, biayanya sebenarnya tergantung dari luas gedung yang kita pilih. Sementara luas gedung ini juga bisa terpengaruh oleh jumlah tamu undangan yang kita rencanakan. Namun demikian sebenarnya kita dapat saja memaksakan menggunakan gedung ukuran sedang meskipun tamu undangan kita lebih dari 500 orang.

Biaya variabel vendor wedding terutama adalah catering. Selain itu, biaya souvenir dan kartu undangan juga terpengaruh jumlah tamu undangan. Namun demikian, biaya souvenir dan kartu undangan biasanya tidak terlalu besar dibandingkan biaya catering. Biaya catering ini rata-rata harganya minimal Rp. 40.000 per porsi. Jika kita mengundang 500 orang, maka jumlah porsi yang harus disediakan adalah 1000. Maka minimal biaya catering adalah 40 juta.

Selain itu, ada team wedding organizer. Team Wedding organizer ini dapat dikelompokkan kepada biaya tetap, tapi juga dapat kepada biaya variabel. Ini karena team wedding organizer akan ditambah jika jumlah tamu undangan ditambah.Tapi penambahannya tidak linear. Misalnya saja, untuk 250 tamu undangan, mungkin memerlukan 4 orang team WO saja, sementara untuk 500 tamu undangan hanya membutuhkan 5-8 team WO. Nilainya bukanlah nilai kelipatan.

Bagaimana Sob, apakah sudah terbayang bagaimana menghitung pengeluaranmu nantinya untuk wedding? Jika masih bingung, Sobat bisa menghubungi team Kayraz Wedding Organizer untuk mendampingi Anda dalam perencanaan anggaran wedding.

READ MORE

Mengelola Pernikahan Asyik Bersama Calon Anda

Salah satu yang harus diobrolin sejak awal adalah bagaimana acara pernikahan akan dilangsungkan. Menikah itu bukan hanya menyatukan dua hati, namun juga menyatukan tali silaturahmi dua keluarga. tentunya, ada kebiasaan dan budaya yang berbeda di keluarga. Ada berbagai hal yang harus dibicarakan terlebih dahulu agar tidak terjadi miskomunikasi saat wedding dilangsungkan. Apa saja ya yang sebaiknya dilakukan oleh pasangan pengantin. Yuk kita cari tahu.

1. Meluruskan Niat

Niat menikah itu tentu saja harus lurus dari awal. Ini penting mengingat dalam bahtera pernikahan nantinya kita akan dihadapkan pada berbagai masalah baru. Saat kita menikah, yang utama adalah kita niatkan itu demi kebaikan. Bagi pengantin pria, dia akan mengambil alih tanggung jawab seorang ayah kepada anak gadisnya. Pengantin pria harus siap memimpin bahtera rumah tangga. Sementara bagi pengantin wanita, dia memiliki kewajiban patuh kepada imam-nya. Sebagai istri nantinya dia harus mendampingi suaminya dengan sebaik-baiknya, baik di kala duka maupun suka.

2. Biaya Nikah dan Pembagian Beban

Pada umumnya, biaya nikah akan jatuh kepada yang menyelenggarakan pernikahan. Menurut sebagian kebiasaan di Indonesia, yang melaksanakan pernikahan biasanya adalah orang tua wanita. Maka biaya akan ditanggung oleh orang tua wanita. Tapi di jaman sekarang ini, kebiasaan itu tidak mutlak seperti itu lagi. Ada sebagian pengantin yang ingin menanggung biaya itu seutuhnya agar tidak memberatkan orang tua. Apalagi, biaya nikah yang dikeluarkan tidaklah kecil. Hal ini harus dikomunikasikan dengan baik agar tidak terjadi salah paham. Bagaimana perhitungan biayanya yang tidak memberatkan kedua belah pihak.

3. Keterlibatan Keluarga

Menikah memang merekatkan tali keluarga. Pada adat di Indonesia, keluarga besar berperan dalam kesuksesan acara pernikahan. Keluarga besar biasanya dilibatkan sebagai koordinator acara yang dikelola oleh team wedding organizer. Tiap anggota keluarga memiliki fungsinya masing-masing. Misalnya saja : pemberi sambutan dalam acara pernikahan, koordinator bagian amplop, koordinator bagian makanan, koordinator pagar ayu dan pagar bagus, dan lainnya.

Sebelum pernikahan dilangsungkan, pihak keluarga bisa melakukan koordinasi dengan keluarga besar untuk memilih penanggung jawab masing-masing koordinator. Setelah ada keputusan, maka keputusan itu akan diserahkan kepada team wedding organizer.

4. Pembagian Amplop dan Sisa Makanan

Segala hal yang didapatkan saat acara pernikahan berlangsung, tentunya memiliki kesepakatan bagaimana harus dibagi secara adil. Kebiasaan di Indonesia adalah bahwa yang menerima amplop untuk pengantin adalah yang menyelenggarakan acara pernikahan. Jika acara diselenggarakan oleh orang tua wanita, maka pihak orang tua wanitalah yang akan mendapatkannya. Atas kebijakan orang tua wanita nantinya, maka uang tersebut akan dibagikan kepada pengantin atau tidak.

Selain itu, sisa makanan dari acara wedding harus disepakati bersama saat acara sudah selesai. Kesepakatan itu bisa berarti 100% kepada pihak yang menyelenggarakan, atau 50-50 antara pihak laki-laki dan wanita. Apapun itu, jangan sampai timbul perselisihan ya karena hal-hal sepele seperti ini.

5. Enjoy dan Ikuti Saja

Apapun perencanaan kita, hasilnya Tuhanlah yang memutuskan. Bisa jadi dalam acara wedding ada hal-hal kecil yang menghambat seperti penghulu yang datang terlambat, dekorasi wedding yang kurang cantik, miskoordinasi dengan keluarga, dan lain sebagainya. Nah, jangan sampai hal-hal kecil ini membuat kita khawatir Sob. Ini hari bebahagiamu. Selalu ceria dan fun saja. Biarkan para vendor yang menangani persoalan-persoalan itu. Keep Happy! Ini pesta mungkin terjadi sekali seumur hidup. Anda harus tersenyum dan berbahagia. Jangan khawatirkan tamu yang datang membeludak di luar perkiraan. Biarkan team wedding organizer dan catering menjalankan tugasnya.

Ini tips-tips sederhana agar pernikahanmu berjalan dengan lancar. Komunikasikan hal-hal yang mengganjal dengan pasanganmu dengan cara yang baik-baik. Dibutuhkan saling pengertian antara suami-istri agar pernikahan bisa langgeng. Jangan lupa bahagia ya Sob!

READ MORE
Back To TopBack To Top